Fakultas Ilmu Budaya Universitas
Udayana menyelenggarakan acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)
pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Ruang Soekarno. Kegiatan yang
berlangsung pukul 09.00–11.00 WITA ini menjadi forum strategis dalam menyusun
arah kebijakan, program kerja, dan pengalokasian anggaran fakultas untuk tahun
2027. Acara tersebut dipimpin oleh Dekan Fakutas Ilmu Budaya Universitas
Udayana, Prof. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D. dan didampingi oleh Wakil
Dekan I yaitu Dr. I Gede Oenada, S.S., M.Hum., Prof. Dr. Dra.
Ni Ketut Ratna Erawati, M.Hum. selaku Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan. Selain
itu, acara itu juga dihadiri oleh seluruh Koordinator Program Studi, KTU, Ketua
Senat, Sub Koordinator dan Koordinator Unit di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya.
Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa pembagian pagu anggaran telah
memperoleh persetujuan Senat sebagai dasar penyusunan program kerja di setiap
unit.
Dalam pembahasan rencana
strategis, Fakultas Ilmu Budaya menetapkan sejumlah program prioritas yang
berfokus pada penguatan transformasi digital dan peningkatan tata kelola
akademik. Pengembangan sistem informasi terus dilakukan secara berkelanjutan
melalui implementasi SIPERJAKA pada tahun 2024, SIRERU pada tahun 2025 untuk
mendukung pengaturan ujian, serta pengembangan SICAKI pada tahun 2026 sebagai
upaya memperkuat sistem layanan dan manajemen fakultas dan rencana keberlanjutan
peningkatan pengembangan system di tahun 2027. Selain itu, program
internasionalisasi juga terus menjadi perhatian dengan penguatan tiga program
studi yang diarahkan untuk meningkatkan daya saing di tingkat global seperti:
Program Studi Sastra Indonesia, Program Studi Sastra Inggris dan Program Studi
Sastra Jepang.
Rapat Musrenbang juga menyoroti
berbagai capaian strategis Fakultas Ilmu Budaya. Diantaranya adalah
keberhasilan pembangunan Zona Integritas (ZI) yang telah dinyatakan lolos di
tingkat Kementerian Pendidikan Tinggi, serta perkembangan pembukaan Program
Studi Bahasa Prancis yang telah memperoleh rekomendasi dari tim pusat dan telah
diajukan dalam bentuk proposal. Berbagai capaian tersebut diharapkan semakin
memperkuat kualitas tata kelola, layanan akademik, serta pengembangan
kelembagaan fakultas.
Sebagai bagian dari perencanaan anggaran tahun 2027, dipaparkan alokasi pagu untuk berbagai bidang, meliputi: anggaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, operasional kegiatan, IPI, unit bisnis, kerja sama, dan pembagian Pagu untuk seluruh Program Studi di Fakultas Ilmu Budaya. Melalui Musrenbang ini, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menegaskan komitmennya untuk mewujudkan perencanaan yang partisipatif, akuntabel, dan selaras dengan visi pengembangan fakultas guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.

No comments:
Post a Comment