Monday, December 22, 2025

Fakultas Ilmu Budaya Unud Gelar Refleksi Akhir Tahun 2025, Evaluasi Capaian dan Siapkan Arah Strategis ke Depan

Pada 23 Desember 2025 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 di Auditorium Widya Sabha Mandala. Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi kinerja sepanjang tahun sekaligus momentum konsolidasi dan penyamaan visi sivitas akademika dalam menyongsong tahun mendatang.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan dari Ketua dan Sekretaris Senat Fakultas Ilmu Budaya. Dalam sambutannya, pimpinan senat menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian fakultas selama tahun 2025, sekaligus menekankan pentingnya refleksi sebagai sarana menjaga kesinambungan akademik dan kebersamaan seluruh unsur fakultas. Disampaikan pula bahwa dalam beberapa bulan ke depan akan berlangsung proses regenerasi kepemimpinan senat, sehingga diperlukan kesiapan dan partisipasi aktif seluruh sivitas akademika, termasuk dosen-dosen muda.

Melalui laporan refleksi akhir tahun, pimpinan fakultas memaparkan berbagai program strategis yang telah dan sedang dijalankan, di antaranya penguatan Zona Integritas, peningkatan kerja sama nasional dan internasional, pengembangan program internasional tanpa agen, serta upaya pembukaan program studi baru. Fakultas Ilmu Budaya juga mengembangkan dua program internasional unggulan, yaitu Udayana Balinese Cultural Immersion Program dalam bentuk short course dan Udayana International Program on Multidisciplinary Studies yang dirancang sebagai program satu semester. Selain itu, fakultas tengah mempersiapkan pembukaan Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Prancis yang masih berada pada tahap pengumpulan data survei sebelum diajukan kembali ke tingkat universitas.

Sepanjang tahun 2025, Fakultas Ilmu Budaya mencatat capaian penting dalam bidang akreditasi dan mutu akademik. Tiga program studi sarjana, yakni Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Sastra Jepang, berhasil memperoleh akreditasi internasional FIBAA. Sementara itu, beberapa program studi lainnya menjalani asesmen lapangan BAN-PT dengan hasil membanggakan, termasuk Program Studi Sastra Jepang yang meraih akreditasi Unggul melalui jalur ISK. Capaian ini menjadi bukti komitmen fakultas dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Di bidang pengembangan keilmuan, Fakultas Ilmu Budaya juga menunjukkan perhatian serius terhadap Digital Humanities. Sepanjang tahun 2025, fakultas menyelenggarakan FIB DigiTalk yang menghadirkan sepuluh narasumber dari universitas dalam dan luar negeri. Ke depan, fakultas merencanakan pengembangan laman khusus Digital Humanities sebagai wadah penguatan riset dan kolaborasi berbasis teknologi digital.

Berdasarkan evaluasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Triwulan IV Tahun 2025, Fakultas Ilmu Budaya mencatat capaian sebesar 41,7 persen, sementara 58,3 persen indikator lainnya masih memerlukan peningkatan. IKU yang berhasil dicapai antara lain kerja sama program studi, akreditasi internasional, predikat SAKIP, pembangunan Zona Integritas, serta penerimaan PNBP di luar UKT. Adapun indikator yang belum tercapai meliputi tracer study alumni, partisipasi mahasiswa dalam MBKM dan prestasi, keterlibatan dosen dalam kegiatan Tridharma di luar kampus, sertifikasi dosen, luaran penelitian, penerapan case method, serta serapan anggaran.

Dalam sesi refleksi, pimpinan senat mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan hasil evaluasi ini sebagai dasar perbaikan berkelanjutan. Ditekankan pula pentingnya peningkatan budaya riset, publikasi ilmiah, serta keterlibatan aktif dosen dan tenaga kependidikan dalam mendukung kemajuan fakultas.

Kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 ditutup dengan pemutaran kaleidoskop perjalanan Fakultas Ilmu Budaya sepanjang tahun, pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada dosen serta tenaga kependidikan berprestasi, hiburan, dan makan siang bersama. Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana berharap dapat terus berkembang sebagai fakultas yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.


Saturday, December 20, 2025

Maklumat Pelayanan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana


 

FIB Unud Melaksanakan Pelepasan Calon Wisudawan Periode ke-173

 


Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana melaksanakan Pelepasan Calon Wisudawan Periode ke-173 pada hari Kamis, 18 Desember 2025 secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Pelepasan calon wisudawan ini dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, para Koordinator Program Studi dari jenjang program sarjana, magister, dan doktor, para ketua unit UP2M, UP3M, UPIKS, BIPA, BIPAS, dan FBC, dan para calon wisudawan/ti dari jenjang program Sarjana, Magister, dan Doktor.   

Acara dibuka dengan penampilan Tari Saraswati, dilanjut dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta lagu Hymne Udayana dan pembacaan doa. Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. I Gede Oeinada, S.S., M.Hum.. melaporkan bahwa pada pelepasan calon wisudawan periode ini, sejumlah 36 calon wisudawan/ti dilepas dengan rincian 22 calon wisudawati dan 14 calon wisudawan  yang terdiri dari 5 orang dari program studi Sastra Jepang, 4 orang dari Antropologi Budaya, 1 orang dari Ilmu Sejarah, 3 orang dari Arkeologi, 14 orang dari Sastra Inggris, 2 orang dari Sastra Indonesia, 3 orang dari Magister Kajian Budaya, 3 orang dari Magister Linguistik, dan 1 orang dari Doktor Linguistik. Selanjutnya, beliau memaparkan bahwa 1 orang lulusan Doktor Linguistik meraih predikat Sangat Memuaskan, 6 orang lulusan program Magister meraih predikat Sangat Memuaskan, 26 orang lulusan Sarjana dengan predikat Sangat Memuaskan, dan 3 orang lulusan Sarjana dengan predikat Memuaskan. Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Dra. Ni Ketut Ratna Erawati, M.Hum. memaparkan lulusan terbaik dari setiap jenjang program. Lulusan terbaik dari program sarjana diraih oleh Kadek Icha Sesilia, S.S., lulusan terbaik dari program magister diraih oleh Putu Eka Febyanti, S.Sos., M.Si., dan lulusan terbaik dari program doktor diraih oleh Dr. Lourenço Marques da Silva, S.Pd., M.Ling. 

Perwakilan lulusan terbaik, Kadek Icha Sesilia, S.S. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dosen atas seluruh peran dan dedikasinya, serta kepada orang tua atas doa dan kepercayaan yang senantiasa diberikan kepada dirinya dan para calon wisudawan/ti lainnya. Selama menempuh masa studi, beliau tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga belajar menanamkan nilai tanggung jawab kepada para mahasiswa. Beliau juga mengungkapkan rasa syukur atas seluruh pengalaman dan waktu berharga yang telah dijalani selama menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana.

Sambutan Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D. sekaligus menutup rangkaian kegiatan ini. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas seluruh dedikasi dan kerja keras para wisudawan terbaik, seluruh calon wisudawan, serta dukungan penuh dari para orang tua. Lebih lanjut, beliau berpesan agar para lulusan mulai memantapkan langkah dalam menentukan arah masa depan, serta konsisten mengejar cita-cita yang selaras dengan minat dan bakat mereka.

FIB Unud Menerima Kunjungan dari SMA Hang Tuah 1 Surabaya

 


Pada hari Rabu, 17 Desember 2025, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menerima kunjungan dari SMA Hang Tuah 1 Surabaya. Kunjungan diterima di Auditorium Widya Sabha Mandala Gedung Ida Bagus Mantra Lantai IV, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana dan Ruang Sidang Dr. Ir. Soekarno, Gedung Poerbatjaraka Lantai IV, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana. Kunjungan ini dihadiri oleh oleh para siswa beserta guru pendamping yang berjumlah sekitar 200-an peserta. 

Rombongan disambut oleh Koordinator UPIKS, Dr. I Gusti Agung Istri Aryani, S.S., M.Hum. dan Ketua UP3M, Dr. Ni Ketut Widhiarcani Matradewi, S.S., M.Hum. Dalam kesempatan tersebut, keduanya mengenalkan sejarah dan keunikan dari FIB Unud sebagai fakultas pertama di Universitas Udayana yang pada saat pendiriannya, merupakan cabang dari Universitas Airlangga. Beliau juga menjelaskan mengenai fasilitas yang dimiliki dan delapan (8) prodi sarjana yang dinaungi oleh FIB Unud, serta prospek kerja yang beragam dari prodi-prodi FIB Unud tersebut, termasuk Program Magister dan Doktor. Selain itu, beliau juga memaparkan berbagai organisasi mahasiswa yang dinaungi oleh FIB Unud, seperti BPM FIB, SMFIB, himpunan delapan (8) prodi sarjana, serta UKM akademik dan non-akademik.

Setelah sesi pemaparan materi berakhir, kunjungan dilanjut dengan sesi tanya jawab yang berjalan interaktif. Setelah sesi tanya jawab berakhir, kunjungan diakhiri dengan penyerahan plakat. Kunjungan ini diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai masa depan akademik bagi para siswa serta mampu memperkenalkan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana kepada khalayak yang lebih luas.


FreTalk “Ngklompu and Typology of exponence” dengan Mae Carroll, Ph.D. dari University of Melbourne

 


FreTalk pada hari Senin, 15 Des. 2025 di Ruang Soekarno, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana berjudul “Ngklompu and Typology of exponence”. Pembicaranya adalah Mae Carroll, Ph.D.  dari University of Melbourne.  Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Dekan I, Bapak Dr. I Gede Oeinada, S.S., M.Hum. dan didampingi oleh Ketua UP2M FIB yaitu Prof. Dr. I Made Netra, S.S., M.Hum. Moderator acara adalah Gede Primahadi Wijaya Rajeg, PhD. yang memandu acara FreTalk dan dihadiri oleh para dosen di lingkungan Program Studi FIB serta mahasiswa S2, S3 FIB.

Penelitian linguistik “Ngkolmpu and Typology of Exponence” mengangkat bahasa Ngkolmpu, salah satu bahasa daerah di Papua Selatan, sebagai contoh ekstrem dalam sistem morfologi infleksional dunia. Bahasa Ngkolmpu, yang termasuk dalam rumpun bahasa Yam dan dituturkan oleh sekitar 200 penutur di Desa Yanggandur, Kabupaten Merauke, menunjukkan tingkat kompleksitas yang sangat tinggi dalam penandaan gramatikal pada kata kerja.

Penelitian ini membandingkan Ngkolmpu dengan bahasa lain di dunia, termasuk bahasa Indonesia standar yang tidak memiliki morfologi infleksional meskipun kaya akan morfologi derivasional. Dalam bahasa Ngkolmpu, satu verba transitif dapat mengalami infleksi untuk lebih dari 3.000 kombinasi fitur gramatikal, seperti jumlah dan kategori lainnya, yang ditandai secara bersamaan melalui berbagai unsur morfologis. Peneliti menjelaskan berbagai cara informasi infleksional dikodekan dalam bahasa-bahasa di dunia serta menempatkan bahasa Ngkolmpu dalam peta tipologi linguistik global. Penelitian ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang keragaman bahasa, tetapi juga menegaskan pentingnya pelestarian bahasa daerah sebagai sumber pengetahuan linguistik yang bernilai tinggi.

Kunjungan dari SMA Wates Yogyakarta ke Fakultas Ilmu Budaya

 

Denpasar, 15 Desember 2025 — Fakultas Ilmu Budaya menerima kunjungan dari SMA Wates. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengenalan perguruan tinggi bagi siswa SMA sekaligus sarana memperluas wawasan tentang bidang ilmu humaniora, bahasa, dan budaya. Kegiatan kunjungan diterima di Aula Widyasabha Fakultas Ilmu Budaya.

Rombongan SMA Wates disambut oleh pihak fakultas yakni Dr. I Gusti Agung Istri Aryani, S.S., M.Hum. selaku Koordinator UPIKS, Ketua UP3M yaitu Dr. Ni Ketut Widhiarcani Matradewi, S.S., M.Hum. beserta I Kadek Surya Jayadi, S.S., M.A. sebagai Ketua Media Fakultas Ilmu Budaya yang selanjutnya memaparkan informasi mengenai fakultas. Dalam sambutannya, pihak fakultas menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi, khususnya di Fakultas Ilmu Budaya. Selama kunjungan, para siswa mendapatkan pemaparan mengenai profil Fakultas Ilmu Budaya, program studi yang tersedia, peluang karier lulusan, serta berbagai aktivitas akademik dan nonakademik mahasiswa. Selain itu, siswa juga diajak berdiskusi interaktif dengan dosen dan mahasiswa untuk mengenal lebih dekat suasana perkuliahan, metode pembelajaran, serta fasilitas penunjang yang dimiliki FIB.

Guru pendamping SMA Wates menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat sebagai referensi bagi siswa dalam menentukan pilihan studi lanjut setelah lulus. Interaksi langsung dengan sivitas akademika dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar serta minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Melalui kegiatan kunjungan SMA Wates ini, Fakultas Ilmu Budaya berharap dapat terus berkontribusi dalam memberikan informasi dan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya ilmu budaya dan humaniora. FIB berkomitmen untuk membuka ruang kolaborasi dan kunjungan edukatif guna mendukung informasi mengenai informasi di pendidikan tinggi.


Bernostalgia Bersama, Merajut Budaya: Krama Udayana Gelar Kondang’ant 2025

 

Pada Kamis, 11 Desember 2025, Kerabat Mahasiswa Antropologi (Krama), Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana melaksanakan kegiatan demisioner (Kondang’ant) yang bertempat di Auditorium Widya Sabha Mandala FIB Unud, kampus Denpasar. Acara ini dihadiri oleh Aliffiati, S.S., M.Si. selaku Koordinator Prodi Antropologi Budaya Universitas Udayana, perwakilan dosen, perwakilan ketua lembaga mahasiswa di lingkungan fakultas ilmu budaya, dan fungsionaris Krama Udayana. Kondang’ant merupakan kegiatan demisioner tahunan Krama Udayana yang dimaknai sebagai momentum penutupan dan menjadi bentuk apresiasi atas satu periode kepengurusan dengan tujuan mempererat kekerabatan, mengenang capaian kepengurusan, serta memperkuat solidaritas antar angkatan. Kegiatan ini bertemakan ”Bernostalgia Bersama, Merajut Budaya”, Kondang’ant menjadi ruang nostalgia sekaligus upaya pelestarian budaya.

Pada sambutannya, Aliffiati, S.S., M.Si. menyampaikan terimakasih kepada fungsionaris kabinet Aksentasi Krama periode kepengurusan 2025 dan selamat bertugas kepada fungsionaris Krama Udayana 2026. Beliau berharap pada periode ini agar semakin baik. Akhir kata beliau mengucapkan ”sukses selalu untuk kita semua, jaga kekompakan dan semangat baik di organisasi maupun perkuliahan, salam Krama”. Periode kepengurusan kabinet Aksentasi Krama 2025 ditutup dengan pukulan Kulkul, alat komunikasi tradisional yang terbuat dari bambu.

Naina Qurrataa’yun selaku Ketua Krama Udayana 2025 dalam sambutannya menyampaikan harapan agar Krama Udayana dapat memperkuat kekerabatan dan solidaritas di tengah perbedaan yang ada. Naina berterimakasih dan bersyukur karena seluruh proses, dinamika, dan pencapaian yang telah dilalui selama satu periode kepengurusan kabinet Aksentasi Krama dibawah kepemimpinannya. Melalui momentum ini, ia berharap seluruh perjalanan tersebut dapat menjadi pengalaman berharga serta meninggalkan kenangan indah yang akan selalu dikenang oleh seluruh anggota Krama Udayana.


Dua Mahasiswa Prodi Arkeologi FIB Universitas Udayana ikuti Bimbingan Teknis Cagar Budaya Bawah Air Tingkat Dasar di Tulamben

 


Denpasar, 6 Desember 2025 - Dua mahasiswa Program Studi Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana, yaitu Lalu Sunandy Teguh Drayaanata dan Vierani Alya Setyawan angkatan 2024, berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis Cagar Budaya Bawah Air Tingkat Dasar yang dilaksanakan pada 6-13 Desember 2025 di Tulamben, Bali. Lokasi utama penyelaman di kawasan USAT Liberty Wreck.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama BPK Wilayah XV, dengan dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Tujuannya adalah memperluas wawasan peserta mengenai cagar budaya bawah air, sekaligus melatih kepekaan serta keterampilan membaca warisan budaya secara profesional dan berintegritas. Kegiatan dimulai dengan workshop pengenalan cagar budaya bawah air, termasuk metode ekskavasi yang bisa dilakukan saat melakukan penyelaman yang dibawakan oleh Ahmad Surya Ramadhan, S.S., M.A. sebagai narasumber. Materi teori penyelaman meliputi pengenalan peralatan selam, teknik komunikasi di bawah air, serta pengetahuan dasar mengenai penyelaman open water.

Tahap praktik dilakukan melalui latihan keterampilan menyelam di kolam renang, sebelum dilanjutkan dengan penyelaman di laut. Peserta melakukan dua kali penyelaman per hari dengan kedalaman maksimal 12 meter, kemudian meningkat hingga 18 meter pada hari berikutnya. Dalam penyelaman tersebut, peserta dapat melihat langsung bangkai kapal USAT Liberty, memfokuskan diri pada pengulangan dan pemantapan keterampilan menyelam yang telah dipelajari sebelumnya. Kegiatan ini berfokus pada latihan penyelaman dasar dan pencapaian kompetensi open water, bukan pada observasi atau penelitian mendalam karena peserta masih pemula.

Seluruh kegiatan didampingi oleh pelatih selam profesional bersertifikat kompetensi. Pelatihan ini dilaksanakan melalui Yayasan Anak Selam Nusantara sebagai training centre yang mengikuti standar Scuba Schools International (SSI), dan didukung oleh asuransi penyelaman Diver Alert Network (DAN) untuk menjamin keselamatan peserta. Tantangan utama dalam kegiatan ini adalah proses adaptasi awal saat menyelam. Dukungan kegiatan dari dosen Program Studi Arkeologi Universitas Udayana, khususnya kepada Bapak Kristiawan, S.S., M.A. selaku pembina dan Ibu Zuraidah, S.S., M.Si. selaku Koordinator Program Studi Arkeologi memberikan semangat bagi mahasiswa untuk memperoleh sertifikat kompetensi.

Thursday, December 18, 2025

Acara Penutupan BIPA Universitas Udayana 2025 Perkuat Internasionalisasi Bahasa Indonesia BIPA Universitas Udayana

 


Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menyelenggarakan Closing Ceremony Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Periode September–Desember 2025 pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Gedung Prof., Dr. Priyono, Fakultas Ilmu BudayaUniversitas Udayana.

Kegiatan ini menjadi penanda resmi berakhirnya rangkaian pembelajaran Program BIPA yang telah berlangsung selama satu periode akademik. Acara dihadiri oleh Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Ketua Program BIPA beserta Staf, para dosen pengajar, serta mahasiswa BIPA level 1, 2, dan 3 yang berasal dari berbagai negara. 

Acara diawali dengan pembukaan dan ungkapan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Program BIPA Universitas Udayana. Selanjutnya, Ketua Program BIPA Universitas Udayana, Prof. Dr. Drs. I Nyoman Suparwa, M.Hum., menyampaikan laporan program yang memaparkan capaian pembelajaran mahasiswa, pelaksanaan kegiatan akademik, serta kontribusi Program BIPA dalam memperkenalkan Bahasa Indonesia dan budaya Indonesia kepada penutur asing.

Sambutan selanjutnya oleh Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Dr. I Gede Oeinada, S.S., M.Hum. menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika yang telah berperan aktif dalam menyukseskan Program BIPA. Beliau menegaskan agar mahasiswa yang telah menerima sertifikat  tidak berhenti belajar untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia. 

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan mahasiswa BIPA. Mahasiswi BIPA bernama Isolde Askaner dari Level 1 menyampaikan ucapan terima kasih kepada para dosen atas dukungan dan bimbingan, walau perjalanan proses belajarnya terasa sulit tapi bisa terus belajar bahasa Indonesia dan Budaya dengan baik. “Kata-kata memberi kekuatan dalam perjalanan yang sulit, kita tidak hanya membawa ijazah tapi pengalaman” tutur Maria Andrrevna, mahasiswi BIPA Level 2. Terakhir ucapan terima kasih juga dilontarkan oleh Hanna dan Kan Ji Hye, Mahasiswi BIPA Level 3 terhadap kesempatan belajar di BIPA Udayana yang diberikan. Para mahasiswa menyampaikan pengalaman belajar Bahasa Indonesia yang berkesan serta kesempatan berharga dalam mengenal budaya Indonesia melalui proses pembelajaran dan interaksi lintas budaya. Para mahasiswa menyampaikan pengalaman belajar Bahasa Indonesia yang berkesan serta kesempatan berharga dalam mengenal budaya Indonesia melalui proses pembelajaran dan interaksi lintas budaya. 

Puncak kegiatan berupa penyerahan sertifikat kelulusan kepada seluruh mahasiswa BIPA yang telah menyelesaikan program. Penyerahan sertifikat ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mahasiswa selama mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia di Universitas Udayana.

Acara Closing Ceremony Program BIPA Universitas Udayana Periode September–Desember 2025 ditutup dengan sesi foto bersama pimpinan fakultas, dosen, dan seluruh mahasiswa BIPA. Melalui kegiatan ini, diharapkan para lulusan Program BIPA dapat menjadi duta Bahasa Indonesia dan budaya Indonesia di negara masing-masing.


Ida Bagus Gede Paramita Raih Gelar Doktor dalam bidang Kajian Budaya

 



Ida Bagus Gede Paramita secara resmi meraih gelar doktor dalam bidang Kajian Budaya setelah dinyatakan lulus dalam ujian terbuka yang diselenggarakan di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana pada Jumat, 19 Desember 2025. Ujian terbuka tersebut menjadi puncak dari proses akademik panjang yang telah ditempuhnya selama menempuh pendidikan doktoral. Keberhasilan ini menandai capaian penting dalam perjalanan akademik dan profesional IBG Paramita di bidang kajian budaya.

Sidang Promosi Doktor yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu menetapkan IBG Paramita sebagai lulusan Doktor ke-300 sejak Program Studi Doktor Kajian Budaya didirikan pada tahun 2001.  Sidang ujian terbuka dipimpin oleh Koprodi Doktor Kajian Budaya FIB Unud, Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt. Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum. (Promotor), Dr. Ida Bagus Gde Pujaastawa, M.A. (Ko-promotor I), Dr. Drs. I Wayan Suardiana, M.Hum. (Ko-promotor II), serta para penguji Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A.; Prof. Dr. I Gusti Putu Bagus Suka Arjawa, M.Si.; Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag.; Dr. Ida Bagus Wika Krishna, M.Si.;  Dr. Ida Ayu Laksmita Sari, S.Hum., M.Hum., dan Dr. Putu Titah Kawitri Resen, S.IP., M.A. IBG Paramita dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan berdasarkan penilaian dewan penguji. Capaian ini sekaligus mencerminkan konsistensi kualitas akademik Program Doktor Kajian Budaya FIB Universitas Udayana dalam menghasilkan lulusan unggul.

Dalam ujian terbuka tersebut, Doktor IBG Paramita berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pergulatan Kuasa Simbolik Ulu Desa dengan Prajuru Desa Adat di Desa Pedawa dan Julah, Bali Utara.” Disertasi ini mengkaji dinamika kekuasaan simbolik dalam struktur sosial desa adat Bali Utara secara mendalam dan kontekstual. Penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik bagi pengembangan kajian budaya serta menjadi referensi dalam memahami relasi kuasa dalam masyarakat adat Bali.


Acara Penutupan BIPAS Autumn Program 2025

 

Acara Penutupan dan Penyerahan Sertifikat BIPAS (Bali International Program on Asian Studies) Autumn Program 2025 diselenggarakan pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Aula Widyasabha Mandala Prof. Dr. Ida Bagus Mantra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WITA dan menjadi penutup resmi rangkaian program BIPAS yang telah diikuti oleh mahasiswa internasional. Acara dibuka oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta doa sebagai bentuk penghormatan dan khidmatnya kegiatan penutupan.

Memasuki agenda inti, Koordinator Program BIPAS, I Made Sena Darmasetiyawan, S.S., M.Hum., Ph.D. menyampaikan laporan pelaksanaan program yang memaparkan capaian akademik serta pengalaman lintas budaya para peserta selama mengikuti BIPAS Autumn Program 2025. Suasana haru turut terasa saat diputar video perpisahan BIPAS, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi kelulusan dan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai simbol keberhasilan mereka dalam menyelesaikan program pembelajaran Bahasa Indonesia dan budaya Indonesia di Universitas Udayana.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Koordinator International Office dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Prof. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D. yang menegaskan komitmen institusi dalam mendukung internasionalisasi pendidikan dan penguatan kerja sama global. Acara juga ditandai dengan serah terima tanggung jawab program dari Universitas Udayana kepada Asia Exchange, sebelum ditutup secara resmi oleh MC. Kegiatan diakhiri dengan makan siang bersama dan sesi foto sebagai momen kebersamaan dan kenangan penutup BIPAS Autumn Program 2025.


Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana Gelar FIB DigiTalk “Pangkalan Data Metaverse sebagai Tahapan Awal Teknologi Arsip Masa Depan Warisan Budaya Nusantara”

 

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana kembali menggelar kegiatan FIB DigiTalk 2025 sebagai wadah diskusi ilmiah yang mengangkat isu-isu terkini di bidang kebudayaan dan teknologi digital. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring pada Jumat, 19 Desember 2025, dan menghadirkan dosen Fakultas Ilmu Budaya, Kristiawan, S.S., M.A. sebagai narasumber utama. DigiTalk ini menjadi bagian dari komitmen FIB UNUD dalam memperkuat literasi digital dan inovasi akademik di lingkungan perguruan tinggi. Acara ini didampingi oleh Moderator, yaitu I Kadek Surya Jayadi, S.S., M.A. yang memandu DigiTalk tersebut.

Tema DigiTalk adalah “Pangkalan Data Metaverse sebagai Tahapan Awal Teknologi Arsip Masa Depan Warisan Budaya Nusantara”, membahas potensi pemanfaatan teknologi metaverse dalam pengelolaan dan pelestarian arsip budaya. Narasumber menjelaskan bahwa pengembangan pangkalan data berbasis teknologi digital merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya Nusantara agar tetap relevan dan mudah diakses oleh generasi masa depan di era transformasi digital.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari kalangan dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum. Melalui sesi pemaparan dan diskusi interaktif, FIB DigiTalk 2025 diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai integrasi teknologi digital dalam bidang humaniora serta mendorong lahirnya gagasan inovatif terkait pengarsipan budaya berbasis teknologi masa depan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana.

Friday, December 12, 2025

FIB DigiTalk 19 Desember 2025

 











FIB Research Talk 15 Desember 2025 with University of Melbourne

 





Pengukuhan Guru Besar FIB dari Prodi Sastra Jepang










Pragmatics Discourse Forum 13 Desember 2025

 


JLPT Test Site Denpasar Tembus 1000 orang Peserta

 

Denpasar, 7 Desember 2025 – Pelaksanaan Japanese Language Proficiency Test (JLPT) Test Site Denpasar pada hari Minggu, 7 Desember 2025, berlangsung dengan lancar dan tertib. Kegiatan yang diselenggarakan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana ini mencatatkan jumlah peserta sebanyak 1.000 orang, menjadikannya jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan JLPT di Denpasar. Para peserta ujian yang berdatangan sejak pagi mengikuti rangkaian ujian sesuai level masing-masing, mulai dari N1 hingga N5, tanpa hambatan berarti. Seluruh proses, mulai dari registrasi, penempatan ruang, hingga selesainya ujian, berjalan sesuai jadwal.

Ketua panitia JLPT Test Site 
Denpasar 2025, Dr. Ngurah Indra Pradhana, S.S., M.Hum., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan tahun ini. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana yang telah memfasilitasi kegiatan JLPT Test Site Denpasar. Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan sangat baik,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa pencapaian jumlah peserta yang semakin meningkat menunjukkan minat yang konsisten terhadap pembelajaran bahasa Jepang di Bali dan wilayah sekitarnya.

Dengan berakhirnya JLPT periode Desember 2025 ini, panitia berharap agar para peserta dapat memperoleh hasil terbaik dan terus meningkatkan kemampuan bahasa Jepang mereka. Kegiatan JLPT berikutnya diharapkan dapat terlaksana dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik dari tahun ke tahun. Pelaksanaan JLPT Desember 2025 ini menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kompetensi bahasa Jepang serta daya saing akademik dan profesional peserta di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, keberhasilan penyelenggaraan ujian ini diharapkan semakin memperkuat peran lembaga penyelenggara sebagai pusat ujian bahasa Jepang yang kredibel dan berstandar internasional.

Saturday, December 6, 2025

FIB Udayana menyelenggarakan Asesmen Akreditasi Lapangan Program Studi Sastra Indonesia

 

Denpasar, 2 Desember 2025 – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana melaksanakan kegiatan Asesmen Akreditasi Lapangan terhadap Program Studi Sastra Indonesia yang bertempat di Ruang Sidang Ir. Soekarno, Gedung Poerbatjaraka Lantai IV FIB Unud. Kegiatan asesmen ini dihadiri oleh para asesor BAN-PT, Rektor yang diwakili oleh Ketua LPPPM, jajaran Dekanat, Ketua UP3M, Koordinator Program Studi Sastra Indonesia, dosen dan mahasiswa Sastra Indonesia, serta para tamu undangan lainnya. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk menilai sekaligus menjamin mutu Program Studi Sastra Indonesia agar senantiasa memenuhi standar kelayakan yang ditetapkan oleh BAN-PT.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Prof. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D dalam sambutannya mengapresiasi kepada tim asesor dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses akreditasi. Beliau juga memaparkan sejarah Program Studi Sastra Indonesia dengan menyampaikan bahwa lahirnya Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai embrio Fakultas Sastra Udayana merupakan hasil kesepakatan Yayasan Fakultas-fakultas Nusa Tenggara, hingga pada akhirnya jurusan ini berkembang menjadi bagian dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana seperti sekarang.

Selanjutnya, sambutan dari Ketua LPPPM, Prof. Dr. Ir. I Made Alit Karyawan Salain, DEA menyampaikan gambaran singkat mengenai lingkungan Universitas Udayana sebagai kampus yang berkembang dalam iklim akademik yang dinamis, berorientasi pada mutu, serta tengah melakukan berbagai persiapan strategis dalam rangka menuju status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

Kastam Syamsi, Dr., M.Ed. selaku asesor BAN-PT dari Universitas Negeri Yogyakarta dan Dr. Heny Subandiyah, M.Hum. selaku asesor BAN-PT dari Universitas Negeri Surabaya memaparkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini ditujukan untuk menilai serta menjamin mutu Program Studi Sastra Indonesia agar senantiasa sesuai dengan standar akreditasi yang ditetapkan oleh BAN-PT. Selain itu, keduanya juga mengharapkan terjalinnya kerja sama yang baik dari seluruh civitas akademika FIB Universitas Udayana demi kelancaran proses asesmen akreditasi.

Program Studi Sastra Inggris Unud Terima Kunjungan UIN Sunan Ampel Surabaya

 


Pada Selasa, 2 Desember 2025, program studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menerima kunjungan dari program studi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Kunjungan diterima di Ruang Sidang Guru Besar FIB Unud, Jalan Pulau Nias No 13 Denpasar. Kegiatan kunjungan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kerja sama antara Prodi Sastra Inggris Unud dan UIN Sunan Ampel Surabaya. Pertemuan ini juga diharapkan memperkuat kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi serta mendukung pengembangan mutu pendidikan bahasa dan sastra Inggris.

Tim UIN Sunan Ampel, dalam kunjungannya tersebut, terdiri dari enam orang dosen prodi Sastra Inggris, yakni (1) Prof. Dr. Dzo’Ul Milal, M.Pd., (2) Dr. Wahyu Kusumajayanti, M.Hum., (3) Dr. Endratno Pilih Swasono, M.Pd., (4) Itsna Syahadatul Dinuriah, M.A., Ph.D., (5) Murni Fidiyanti, M.A., dan (6) Raudlotul Jannah, M.App.Ling. Kunjungan tim UIN Sunan Ampel diterima oleh Koordinator Prodi Sastra Inggris FIB Unud, Prof. Dr. I Wayan Mulyawan, S.S., M.Hum., yang didampingi oleh 3 koordinator kelompok kerja (PokJa) di prodinya, yakni (1) koordinator Tim Pelaksana Penjaminan Mutu (TPPM), Prof. Dr. I.G.A.G. Sosiowati, M.A., (2) koordinator PokJa Informasi dan Komunikasi, I Made Sena Darmasetyawan, S.S., M.Hum., Ph.D., (3) koordinator PokJa Perencanaan, Novita Mulyana, S.S., M.Hum.

Dr. Endratno, M.Pd., yang juga merupakan Koordinator Prodi Sastra Inggris UIN Sunan Ampel, dalam pertemuan, menjelaskan maksud kedatangan timnya di FIB Unud adalah untuk melakukan penjajakan kerja sama antar lembaga serta kolaborasi dosen di bidang penelitian dan publikasi sastra Inggris. “Tujuan kedatangan kami adalah untuk belajar dari Unud terkait penelitian dan publikasi. Kami melihat tradisi penelitian dan publikasi di Unud sangat baik, sehingga kami putuskan untuk belajar ke sini”, papar Dr. Endratno. Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik antara Prodi Sastra Inggris UIN Sunan Ampel dan Universitas Udayana. Melalui peningkatan kerja sama penelitian dan publikasi ilmiah, kedua institusi diharapkan dapat menghasilkan kontribusi akademik yang lebih berkualitas dan berdaya saing nasional.

Koordinator program studi Sastra Inggris FIB Unud, Prof. Dr. I Wayan Mulyawan, S.S., M.Hum., yang menerima kunjungan tim UIN Sunan Ampel, menyambut baik maksud dan tujuan kedatangan tim UIN Sunan Ampel ke prodinya. Prof. Mulyawan juga berharap belajar dari UIN Sunan Ampel dan dengan senang hati membangun jejaring kerja sama di bidang penelitian dan publikasi. “Kami juga pasti ingin belajar best practice dari UIN, kesempatan ini, saya pikir bisa kita gunakan sebagai wadah untuk saling sharing. Kami juga sangat senang jika kita bisa bekerja sama dalam kegiatan penelitian dan publikasi dengan prodi Sasing UIN Sunan Ampel”, kata Prof. Mulyawan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berbagi berbagai informasi, melingkupi kurikulum di prodi masing-masing, kebijakan penelitian dan publikasi, hingga bertukar pikiran dalam mengatasi kendala-kendala yang kerap dihadapi kedua prodi dalam upaya pencapaian indikator kinerja utama (IKU). Kedua belah pihak juga berharap bahwa keduanya dapat segera merealisasikan hasil pertemuan dalam kegiatan-kegiatan kerja sama di masa mendatang.


FIB Udayana menyelenggarakan Asesmen Akreditasi Lapangan Program Studi Ilmu Sejarah

 




Denpasar, 1 Desember 2025 – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menyelenggarakan Asesmen Akreditasi Lapangan Program Studi Ilmu Sejarah yang terlaksana di Ruang Sidang Ir. Soekarno, Gedung Poerbatjaraka Lantai IV FIB Unud. Proses asesmen ini dihadiri oleh para asesor dari BAN-PT, Rektor yang diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Jajaran Dekanat, Ketua UP3M, Koordinator Program Studi Ilmu Sejarah, para dosen dan mahasiswa Ilmu Sejarah, beserta tamu undangan lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin dan mengevaluasi mutu dari program studi Ilmu Sejarah agar terus memenuhi standar kelayakan yang telah ditentukan oleh BAN-PT.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Prof. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D dalam sambutannya mengapresiasi kepada tim asesor dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses akreditasi. Beliau juga memaparkan sejarah singkat berdirinya FIB Unud sebagai cikal bakal terbentuknya Universitas Udayana serta berharap agar proses asesmen akreditasi dapat berjalan dengan lancar. Selanjutnya, sambutan dilanjutkan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D. Beliau menyampaikan gambaran singkat mengenai Universitas Udayana, program studi yang sudah terakreditasi, dan program studi yang saat ini sedang menjalani proses akreditasi. Beliau berharap Universitas Udayana mampu meningkatkan jumlah program studi yang terakreditasi agar dapat mempercepat proses Universitas Udayana menuju status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

Dr. Abdurakhman, M.Hum selaku asesor BAN-PT dari Universitas Indonesia dan Prof. Dr. Yety Rochwulaningsih, M.Si selaku asesor BAN-PT dari Universitas Diponegoro memaparkan bahwa program studi Ilmu Sejarah yang tersebar di setiap universitas memiliki nilai kekhasan tersendiri yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan di-digitalisasi agar terus diingat oleh masyarakat. Mereka juga mengharapakan kerjasama yang baik dari FIB Unud demi memperlancar proses asesmen akreditasi. Dengan terlaksananya asesmen ini, FIB Unud berharap hasil akreditasi dapat semakin memperkuat kualitas Program Studi Ilmu Sejarah di tingkat nasional. Upaya peningkatan mutu ini juga menjadi bagian dari komitmen FIB Unud dalam mendukung pengembangan pendidikan sejarah yang relevan, adaptif, dan berdaya saing.


Fakultas Ilmu Budaya Selenggarakan Pelatihan Konselor




Pada hari selasa 25 Nopember 2025 bertempat di ruang Soekarno Gedung Poerbatjaraka Fakultas Ilmu Budaya dilaksanakan kegiatan pelatihan untuk tim konselor Fakultas Ilmu Budaya. Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk usaha Fakultas Ilmu Budaya dalam pembangunan Zona Integritas terutama pada bidang peningkatan Kualitas Layanan Publik yang diikuti oleh Koordinator Program Studi, dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan.

Pelatihan ini dibuka dengan laporan ketua panitia yang dalam laporannya menyebutkan “kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan di Kemahasiswaan dan berkaitan dengan kesejahteraan mahasiswa. Mahasiswa di Fakultas Ilmu Budaya wajib dijamin kesejahteraannya baik secara psikis maupun secara sarana dan prasarana. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pembangunan Zona Integritas (ZI) dibidang Pelayanan Publik. Pelayanan publik tidak hanya diberikan kepada mahasiswa tetapi juga dosen dan tendik. Pada kesempatan ini pelatihan konselor ini bermanfaat bagi tim konselor yang akan menggunakan ilmunya untuk melayani mahasiswa, pegawai, dan dosen.“

Wakil Dekan II dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pelatihan Konselor ini merupakan kegiatan yang penting dalam upaya membantu bapak ibu dosen dan mahasiswa yang mengalami masalah psikologis. Permasalahan yang muncul belakangan ini dan menimpa mahasiswa ataupun dosen menjadi pembelajaran untuk kita semua. Pada kesempatan ini pelatihan konselor ini memberikan pencerahan bagaimana menangani masalah-masalah yang dihadapi para mahasiswa, dosen, dan tendik. Harapannya, melalui pelatihan ini klien memahami permasalahan dan dapat  menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Kedepannya, tim konselor diharapkan mampu memberikan pelayanan psikologis terhadap masalah-masalah yang dihadapi klien.

Dalam pelatihan ini mengundang 2 orang narasumber. Narasumber pertama yaitu I Gusti Ayu Diah Fridari yang membawakan tema “Keterampilan Dasar Konseling Bagi Dosen Konselor di Fakultas”. Pelatihan tersebut membahas tentang tujuan konseling, etika dalam konseling, poin penting dalam proses konseling, proses yang baik dalam proses konseling serta tantangan seorang konselor. Kemudian pembicara kedua Adalah Dr. NS. Ni Made Dian Sulistiowati, S.KEP, M.KEP, SP.KEP.J. Pelatihan Bimbingan dan Konseling bertujuan untuk meningkatkan kemampuan konselor di tingkat Fakultas. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis FIB Unud dalam meningkatkan kualitas layanan konseling di lingkungan kampus. Dengan penguatan kompetensi konselor, fakultas berharap dapat menciptakan lingkungan akademik yang lebih sehat dan saling mendukung.

Friday, December 5, 2025

Prodi Arkeologi Unud menyelanggarakan Webinar - "Stone age and Genomic Analysis"

 


Denpasar, 25 November 2025 – Webinar bertema “Stone Age and Genomic Analysis” resmi diselenggarakan pada Senin, 25 November 2025 oleh Program Studi Arkeologi Universitas Udayana. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Soekarno, Fakultas Ilmu Budaya, serta dibuka untuk umum melalui platform Zoom. Acara ini menjadi ruang ilmiah penting bagi para peneliti, akademisi, dan mahasiswa yang tertarik pada studi arkeologi prasejarah serta perkembangan penelitian genetik dalam memahami masa lalu manusia. Rangkaian acara dipandu oleh moderator I Made Agus Julianto, S.S., M.Sc., selaku dosen dari Program Studi Arkeologi Universitas Udayana yang turut mengarahkan jalannya diskusi agar interaktif dan komprehensif.
Pada kegiatan Webinar ini menghadirkan beberapa pemateri yang dihadirkan dari University of Tartu, Estonia. Pada panel pertama menghadirkan dua narasumber, yaitu Kerkko Nordqvist, Ph.D., dan Aija Macane, Ph.D., yang menyampaikan materi bertajuk “Stone Age of Northeastern Europe: An Introduction.” Dalam paparannya, keduanya menjelaskan perkembangan budaya pada masa Batu di kawasan Eropa Timur Laut, termasuk pola hunian, sistem subsistensi, dan temuan artefaktual yang memberi gambaran mengenai kehidupan masyarakat prasejarah di wilayah tersebut. Dan sesi kedua diisi oleh Prof. Mait Metspalu yang memaparkan materi berjudul “What Can We Learn from the Past from Genes? And How?” Ia menguraikan bagaimana analisis genomik menjadi metode penting dalam menelusuri asal-usul populasi, jalur migrasi, hingga hubungan genetik antar kelompok manusia prasejarah.  Kegiatan Webinar ini juga didukung oleh Bapak Drs.  Marsis Sutopo, M.Si selaku Ketua Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) yang diwakili kehadirannya oleh Bapak Sektiadi, S.S., M.Hum., selaku Sekretaris Jendral Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) dan Prof. I Nyoman Aryawibawa, S.S, MA, PH.D. selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya yang kehadirannya memberikan sambutan untuk berjalannya acara Webinar ini.

Para peserta diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para pembicara seperti memberikan pertanyaan dari materi yang telah disampaikan. Sesi diskusi terlihat hidup menandakan keaktifan para peserta Webinar dan antusiasme mereka dalam menyampaikan pertanyaan kepada para pemateri. Salah satunya adalah peserta bernama Arief Catur, yang mengajukan pertanyaan terkait pola migrasi manusia purba. Ia menanyakan, “Mengapa manusia memilih bermigrasi ke wilayah Northern Europe? Mengapa mereka tidak menetap di pesisir Balkan, misalnya? Apakah terdapat pengkhususan ruang tertentu di wilayah tersebut?” Pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh para peserta, membuat para pemateri pun memberikan penjelasan yang lebih mendalam dan terarah. Diskusi pada Webinar kali ini semakin berkembang dengan munculnya pandangan-pandangan baru serta menarik minat peserta lain untuk melanjutkan sesi tanya jawab.

Webinar ini ditutup dengan pernyataan bahwa kolaborasi ilmu arkeologi dan genomik merupakan langkah inovatif dalam memahami dinamika manusia masa lalu. Kegiatan Webinar Ilmiah seperti ini diharapkan menjadi ruang berbagi pengetahuan yang mempertemukan kajian arkeologi dengan analisis genomik secara lebih luas. Selanjutnya, melalui penelitian lintas disiplin akan membuka jendela baru untuk memahami masa lalu, menelusuri jejak migrasi, budaya, dan evolusi manusia.


FIB Unud Gelar KELIR Seri 1: Menenun Masa Depan Bahasa dan Budaya Bali di Era Digital

  Program Studi Linguistik Program Doktor Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana resmi menggelar edisi perdana Kolokium Eksplorasi Linguis...