Pada Kamis, 22 Januari 2026,
telah dilaksanakan kegiatan Peninjauan Sarana dan Prasarana Kampus Program
Studi Sastra Bali sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Asesmen Lapangan
Program Studi Sastra Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan serta
kelayakan fasilitas penunjang akademik, sekaligus sebagai sarana penyampaian
masukan dari tim asesor kepada tim task force terkait data dan dokumen
yang masih perlu dilengkapi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas
Ilmu Budaya, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Ketua UP3M Fakultas Ilmu Budaya,
Koordinator Program Studi Sastra Bali, Tim Task Force, serta Panitia
Asesmen Lapangan. Sarana dan prasarana kampus ditinjau oleh Prof. Dr. Hesti
Sadtyadi selaku asesor.
Peninjauan diawali dari Lobby
Utama Fakultas Ilmu Budaya, kemudian dilanjutkan menuju Unit Lontar Udayana
(ULU), yang merupakan ruang mahasiswa Program Studi Sastra Bali untuk
melaksanakan kegiatan penulisan aksara Bali di atas daun lontar sebagai bagian
dari upaya pelestarian budaya Bali. Selanjutnya, rombongan menuju Gedung
Poerbatjaraka untuk meninjau Ruang Kelas 23 dan Ruang Kelas 24, serta Student
Center dengan melewati area kantin fakultas. Rangkaian peninjauan berlanjut
ke Ruang Dosen Program Studi Sastra Bali dan Ruang Program Studi sebagai pusat
kegiatan akademik dan administrasi. Selanjutnya, asesor meninjau Ruang Kelas
21, Ruang Kelas 22, serta Ruang Laboratorium yang digunakan untuk mendukung
proses pembelajaran. Setelah itu, rombongan diarahkan menuju Aula Widya Sabha
Mandala untuk melihat fasilitas penunjang kegiatan akademik dan kemahasiswaan.
Kegiatan peninjauan diakhiri dengan kunjungan ke Kampus Sudirman guna meninjau
fasilitas Perpustakaan.
Setelah seluruh rangkaian
peninjauan sarana dan prasarana kampus selesai dilaksanakan, Prof. Dr. Hesti
Sadtyadi menyampaikan penilaian bahwa sarana dan prasarana yang dimiliki oleh
Program Studi Sastra Bali dinilai sangat baik dan layak, serta telah menunjang
secara optimal pelaksanaan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian
kepada masyarakat.
No comments:
Post a Comment