Wednesday, January 21, 2026

Program Studi Sastra Bali Universitas Udayana melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi BAN-PT

 


Denpasar – Program Studi Sastra Bali Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana melaksanakan asesmen lapangan dalam rangka akreditasi program studi. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 22–24 Januari 2026 ini, berlangsung di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana, Denpasar. Asesmen lapangan ini menghadirkan tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yakni Prof. Dr. Hesti Sadtyadi dan Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si., D.Phil., serta didampingi oleh Ahmad Nur Rohman sebagai pendamping dari BAN-PT.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Kamis (22/1/2026) dengan peninjauan sarana dan prasarana. Salah satu titik krusial dalam peninjauan ini adalah Laboratorium Program Studi Sastra Bali yang sekaligus merupakan Unit Lontar Universitas Udayana. Laboratorium ini menjadi pusat aktivitas kompetensi mahasiswa dan dosen, mulai dari membaca lontar, konservasi, digitalisasi, penulisan lontar, hingga komputerisasi aksara Bali. Selain itu, laboratorium ini menjadi wadah praktik alih aksara serta alih bahasa sebagai upaya pelestarian naskah kuno.

Pembukaan asesmen secara resmi dilaksanakan pada Jumat (23/1) di Ruang Soekarno, Gedung Poerbatjaraka. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana, Prof. Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D. Dekan FIB Unud, Prof. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D., dalam sambutannya menekankan keunikan Prodi Sastra Bali Unud. Menurutnya, prodi ini merupakan satu-satunya program studi sastra daerah Bali yang berfokus pada kajian murni keilmuan, bukan pada ranah keguruan seperti di perguruan tinggi lain. "Program Studi Sastra Bali diharapkan menjadi garda terdepan dalam dokumentasi serta pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali. Asesmen ini bertujuan memastikan kualitas pelayanan Tri Dharma Perguruan Tinggi telah sesuai dengan standar nasional," ujar Prof. Aryawibawa.

Wakil Rektor I menegaskan komitmen universitas untuk terus meningkatkan mutu tata kelola institusi. Ia berharap masukan dari para asesor dapat menjadi bahan evaluasi strategis bagi pengembangan prodi ke depan. Perwakilan asesor, Prof. Hesti Sadtyadi, menyambut baik keterbukaan pihak universitas dan berharap proses verifikasi data dapat memberikan gambaran nyata mengenai kondisi prodi. Sementara itu, Prof. I Ketut Subagiasta mengingatkan pentingnya peran Prodi Sastra Bali dalam menjaga identitas budaya di kalangan generasi muda agar bahasa Bali tetap lestari.

Proses asesmen mencakup verifikasi sembilan kriteria akreditasi, mulai dari visi misi, tata pamong, kemahasiswaan, SDM, hingga capaian luaran Tri Dharma. Selain verifikasi dokumen dan fasilitas, dilakukan pula sesi diskusi dengan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa aktif, alumni, serta pengguna lulusan yang dilakukan secara hibrida (luring dan daring). Melalui asesmen ini, Program Studi Sastra Bali diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan fungsinya sebagai garda terdepan pelestarian identitas budaya Bali.


No comments:

Post a Comment

FIB Unud Gelar KELIR Seri 1: Menenun Masa Depan Bahasa dan Budaya Bali di Era Digital

  Program Studi Linguistik Program Doktor Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana resmi menggelar edisi perdana Kolokium Eksplorasi Linguis...