Pada
hari Kamis, 8 Januari 2026 telah terlaksana diskusi mengenai repatriasi benda
cagar budaya berupa lontar yang didonasikan oleh Universitas Leiden kepada
Universitas Udayana. Diskusi ini terlaksana di Ruang Wakil Dekan I Lantai 1
Gedung Ida Bagus Mantra FIB Unud. Diskusi ini dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan
I Bidang Akademik dan Perencanaan, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan,
Koordinator Prodi Sastra Bali, Koordinator Prodi Sastra Jawa Kuno, Sekretaris
Unit Lontar Udayana, dan Koordinator Prodi S3 Kajian Budaya guna membahas
teknis pengembalian naskah tersebut.
Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unud,
Prof. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D. sangat mengapresiasi usaha
repatriasi lontar yang dilaksanakan oleh Universitas Leiden. Beliau juga
meneruskan pesan dari Rektor yang sama-sama menghargai usaha repatriasi lontar
tersebut dan berharap repatriasi lontar tersebut dapat berjalan lancar. Beliau
juga berharap bahwa kegiatan repatriasi lontar ini juga dapat dibarengi dengan
pelaksanaan seminar mengenai lontar yang dapat diisi oleh pembicara dari
Universitas Leiden.
Koordinator Prodi Sastra Jawa
Kuno, Prof. Dr. Drs. I Nyoman Suarka, M.Hum. menghargai langkah yang
dilaksanakan oleh pihak dari Universitas Leiden sebagai salah satu bentuk
kecintaan dan pemuliaan terhadap budaya Bali. Beliau juga mengusahakan agar
para pihak dari Universitas Leiden mampu mendapat penghargaan atas upaya yang
telah mereka laksanakan dalam melestarikan dan menjaga budaya Bali pada acara
Bulan Bahasa Bali VIII yang akan terlaksana dari tanggal 1-28 Februari 2026.
Upaya ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi
internasional untuk pelestarian naskah-naskah kuno Bali.
No comments:
Post a Comment