Pada
Senin, 31 Agustus 2026, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud)
menyelenggarakan Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Fakultas dan Program Studi
Periode Triwulan II Tahun 2026. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang
Senat, Gedung Poerbatjaraka ini dipimpin oleh Dr. I Gede Oeinada, S.S., M.Hum.
selaku Wakil Dekan I FIB Unud. Kegiatan ini dihadiri oleh para Koordinator
Program Studi (S1, S2, S3, BIPA, dan BIPAS), Ketua Unit Pengelola Informasi dan
Kerja Sama (UPIKS), Koordinator Tata Usaha, para Sub Koordinator, Tim PIC
Capaian Kinerja dari masing-masing program studi, serta Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UP2M). Rapat dilaksanakan untuk meninjau
realisasi target Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Perguruan
(IKP) hingga Triwulan II, sekaligus merumuskan langkah strategis penanggulangan
sebelum berakhirnya Triwulan III pada September mendatang.
Dalam pemaparannya, perwakilan Tim Perencanaan
Fakultas, I Nyoman Agesta Amandayana, S.Kom., menyampaikan rekapitulasi capaian
kinerja fakultas dan prodi. Berdasarkan evaluasi awal, sejumlah indikator
kinerja masih membutuhkan dorongan signifikan karena belum mencapai target
persentase tahunan yang disepakati bersama Dekan. Pada aspek angka efisiensi
edukasi dan persentase mahasiswa aktif, rata-rata pencapaian masih berada di
bawah target.
Selain
itu, dibahas pula kendala administratif mahasiswa, seperti pemenuhan sertifikat
PKKMB maupun Satuan Kredit Partisipasi (SKP) yang berpotensi menghambat
kelulusan tepat waktu. Terkait persentase alumni yang bekerja atau melanjutkan
studi, fakultas terus mendorong optimalisasi penelusuran alumni melalui kerja
sama dengan Career Development Center (CDC) serta pemberian bimbingan bagi
lulusan yang belum bekerja.
Pembahasan
juga mencakup aspek kualifikasi dosen dan luaran akademik. Mengenai rekognisi
internasional serta persentase dosen berpendidikan S3, publikasi jurnal
internasional pada tingkat program sarjana tercatat menunjukkan kemajuan yang
signifikan. Sementara itu, pelaporan data pada jenjang pascasarjana masih terus
dirapikan melalui sistem IMISSU. Pada aspek luaran kerja sama dan publikasi
bereputasi, fakultas menyoroti pentingnya pencatatan luaran berbasis riset dan
kolaborasi internasional. Contoh luaran yang telah dipublikasikan di antaranya
adalah kerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Bali pada Prosiding Seminar
Nasional Bahasa Ibu, serta penuangan laporan kerja sama ke dalam bentuk buku
atau repositori yang dapat diakses publik.
Di
samping itu, kontribusi program studi dalam mendukung Sustainable
Development Goals (SDGs) serta keterlibatan dosen sebagai pakar dalam
penyusunan kebijakan juga didorong untuk terus didokumentasikan secara resmi
melalui surat tugas.
Menanggapi
hasil capaian tersebut, pimpinan fakultas menekankan pentingnya efisiensi
anggaran dan akselerasi tindakan oleh seluruh unit kerja. Mengingat pentingnya
pemenuhan kontrak kinerja dengan Rektorat maupun Kementerian, para koordinator
program studi dan unit terkait diminta segera menyusun Rencana Aksi untuk
memitigasi indikator yang masih di bawah target. Selain pencapaian IKU, rapat
tersebut turut membahas pemetaan dan digitalisasi proses bisnis fakultas. Alur
kerja administrasi, mulai dari pendaftaran yudisium hingga penyusunan rencana
kerja, diarahkan untuk terintegrasi dalam sistem digital guna meningkatkan
efisiensi dan transparansi layanan akademik.
Rapat
evaluasi ini menjadi pijakan strategis bagi FIB Unud untuk mengidentifikasi
tantangan dan mengoptimalkan kinerja di pertengahan tahun anggaran 2026.
Sebagai tindak lanjut, seluruh Koordinator Program Studi dan PIC Kinerja
diinstruksikan untuk melengkapi pendataan mahasiswa yang terlibat dalam
penelitian dan MBKM, memperbarui pelaporan luaran kerja sama, serta segera
merampungkan pelaporan Rencana Aksi Triwulan III melalui sistem integrasi
fakultas. Dengan komitmen bersama, FIB Unud optimistis dapat memenuhi target
kinerja yang telah ditetapkan pada periode mendatang.

No comments:
Post a Comment