Pada hari Jumat, 10 April 2026,
tim Bina Desa Pedungan Universitas Udayana melaksanakan pembukaan Bina Desa
Pedungan Kampus Berdampak Universitas Udayana 2026. Bertempat di Ruang
Pertemuan Kelurahan Pedungan, kegiatan ini dihadiri oleh Dosen Pendamping Lapangan,
perwakilan Linmas, Pecalang Desa, Bendesa Adat, Kepala Lingkungan dari tiap
lingkungan di Desa Pedungan, staf Kelurahan, dan Sekretaris Desa Pedungan.
Mengawali kegiatan, I Gusti Agung
Ngurah Gorda selaku Koordinator Desa melaporkan bahwa rencana pelaksanaan
kegiatan Bina Desa akan berlangsung selama empat bulan, terhitung dari bulan
April hingga Juli 2026. Mengusung tema yang berfokus pada pelestarian
lingkungan, program ini bertujuan untuk mengajak warga menjaga alam sebagai
sumber kehidupan sekaligus memberdayakan masyarakat melalui langkah-langkah
yang nyata dan berdampak.
Bendesa Desa Adat Pedungan, I
Ketut Dantara sangat menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran mahasiswa dari
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana yang telah melaksanakan program
pengabdian masyarakat melalui kegiatan Bina Desa di wilayah Pedungan serta
berharap kepada tim Bina Desa Pedungan agar dapat membantu pihak kelurahan
mensosialisasikan mengenai pemilahan sampah ke masyarakat.
Melanjutkan rangkaian acara, I
Gusti Ngurah Mayun Susandhika, S.S., M.Hum., selaku Dosen Pendamping Lapangan
(DPL), menaruh harapan besar agar kegiatan Bina Desa ini mampu menciptakan
sinergi yang positif dan kolaboratif antara pihak Desa Adat Pedungan dengan
para mahasiswa. Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa program ini merupakan
wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada pilar
pengabdian kepada masyarakat.
Mengakhiri sambutan, I Wayan
Diana selaku Sekretaris Lurah Pedungan menaruh harapan besar agar Bina Desa ini
dapat berdampak positif dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di
lingkungan Desa Pedungan. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan
mengucapkan terima kasih kepada Bendesa Adat serta para Kepala Lingkungan atas
sinergi yang terjalin erat antara pihak pemerintahan kelurahan dan desa adat
dalam mendukung kesuksesan kegiatan pengabdian ini.
Puncak rangkaian pembukaan Bina
Desa Pedungan ditandai dengan pengalungan name tag kepada perwakilan
peserta Bina Desa Pedungan oleh Bendesa Adat Pedungan dan Sekretaris Lurah
Pedungan. Pemaparan program kerja utama untuk Kelurahan Pedungan tahun 2026 dilanjutkan
oleh Koordinator Desa. Program unggulan di bidang lingkungan difokuskan pada
sosialisasi dan demonstrasi pembuatan eco-enzyme bagi masyarakat banjar
dan siswa SMP, yang puncaknya akan ditandai dengan panen dan penebaran cairan
tersebut ke aliran sungai setempat. Di sektor pendidikan, mahasiswa menyasar
siswa SD melalui pengajaran interaktif Bahasa Inggris dan Jepang, edukasi
biopori, serta kegiatan P5 berupa pembuatan potpourri dari bahan alami.
Guna mempererat sinergi dengan warga, tim juga akan membaur dan berpartisipasi
aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang ada, seperti kerja bakti dan
pelayanan posyandu.
Harapannya, pelaksanaan Bina
Desa Pedungan ini dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terjun langsung
memahami dinamika masyarakat, sekaligus menghadirkan program kerja yang
kebermanfaatannya dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh warga
desa.

No comments:
Post a Comment