Denpasar, 21 April 2026 – Sebagai
penutup dari rangkaian hari pertama The 27th IFSSO International
Conference and General Assembly 2026, para delegasi dan tamu kehormatan dijamu
dalam acara Gala Dinner yang diselenggarakan atas kerja sama dengan
Pemerintah Provinsi Bali. Bertempat di Gedung Wanita Nari Graha, malam
keakraban ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Udayana,
pimpinan di lingkungan FIB Unud, pengurus IFSSO, serta para pakar dari berbagai
institusi kolaborator global.
Suasana khidmat menyelimuti
ruangan sesaat sebelum rangkaian sambutan dimulai dengan penampilan apik Tari
Sekar Jagat. Tarian penyambutan khas Bali ini berhasil memukau para delegasi
mancanegara, memberikan impresi pertama yang kuat tentang kekayaan seni Pulau
Dewata di tengah agenda akademik yang padat.
Mengawali malam keakraban
tersebut, Presiden IFSSO, Prof. Dr. phil. I Ketut Ardhana, M.A., menyampaikan
apresiasi mendalam kepada Pemerintah Provinsi Bali atas dukungannya dalam
memfasilitasi jamuan istimewa ini. Beliau melaporkan bahwa konferensi tahun ini
berjalan sangat sukses dengan kehadiran lebih dari 100 peserta dan sekitar 35
makalah penelitian yang telah dipresentasikan. Sebagai wujud komitmen akademik,
hasil pemikiran dari perhelatan ini akan diterbitkan secara resmi melalui
kolaborasi penerbitan antara pihak Vietnam dan Udayana Press. Lebih lanjut,
Prof. Ardhana yang juga secara aklamasi terpilih kembali untuk memimpin IFSSO,
turut mengumumkan bahwa konferensi internasional tahun depan direncanakan akan
diselenggarakan di Vietnam.
Menyambung sambutan hangat
tersebut, Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D.,
menekankan bahwa gala dinner ini dirancang untuk mempererat hubungan
antar-delegasi dalam suasana yang lebih santai namun tetap sarat akan nilai
kolaborasi. Menurutnya, institusi pendidikan tinggi harus senantiasa hadir
sebagai jembatan penghubung pengetahuan global. Prof. Sudarsana juga
merefleksikan filosofi Bhinneka Tunggal Ika serta keharmonisan budaya
Bali yang diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi bagi para akademisi
mancanegara untuk terus memperkaya pemahaman kolektif dalam merespons dinamika
sosial.

No comments:
Post a Comment