Monday, December 22, 2025

Fakultas Ilmu Budaya Unud Gelar Refleksi Akhir Tahun 2025, Evaluasi Capaian dan Siapkan Arah Strategis ke Depan

Pada 23 Desember 2025 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 di Auditorium Widya Sabha Mandala. Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi kinerja sepanjang tahun sekaligus momentum konsolidasi dan penyamaan visi sivitas akademika dalam menyongsong tahun mendatang.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan dari Ketua dan Sekretaris Senat Fakultas Ilmu Budaya. Dalam sambutannya, pimpinan senat menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian fakultas selama tahun 2025, sekaligus menekankan pentingnya refleksi sebagai sarana menjaga kesinambungan akademik dan kebersamaan seluruh unsur fakultas. Disampaikan pula bahwa dalam beberapa bulan ke depan akan berlangsung proses regenerasi kepemimpinan senat, sehingga diperlukan kesiapan dan partisipasi aktif seluruh sivitas akademika, termasuk dosen-dosen muda.

Melalui laporan refleksi akhir tahun, pimpinan fakultas memaparkan berbagai program strategis yang telah dan sedang dijalankan, di antaranya penguatan Zona Integritas, peningkatan kerja sama nasional dan internasional, pengembangan program internasional tanpa agen, serta upaya pembukaan program studi baru. Fakultas Ilmu Budaya juga mengembangkan dua program internasional unggulan, yaitu Udayana Balinese Cultural Immersion Program dalam bentuk short course dan Udayana International Program on Multidisciplinary Studies yang dirancang sebagai program satu semester. Selain itu, fakultas tengah mempersiapkan pembukaan Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Prancis yang masih berada pada tahap pengumpulan data survei sebelum diajukan kembali ke tingkat universitas.

Sepanjang tahun 2025, Fakultas Ilmu Budaya mencatat capaian penting dalam bidang akreditasi dan mutu akademik. Tiga program studi sarjana, yakni Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Sastra Jepang, berhasil memperoleh akreditasi internasional FIBAA. Sementara itu, beberapa program studi lainnya menjalani asesmen lapangan BAN-PT dengan hasil membanggakan, termasuk Program Studi Sastra Jepang yang meraih akreditasi Unggul melalui jalur ISK. Capaian ini menjadi bukti komitmen fakultas dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Di bidang pengembangan keilmuan, Fakultas Ilmu Budaya juga menunjukkan perhatian serius terhadap Digital Humanities. Sepanjang tahun 2025, fakultas menyelenggarakan FIB DigiTalk yang menghadirkan sepuluh narasumber dari universitas dalam dan luar negeri. Ke depan, fakultas merencanakan pengembangan laman khusus Digital Humanities sebagai wadah penguatan riset dan kolaborasi berbasis teknologi digital.

Berdasarkan evaluasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Triwulan IV Tahun 2025, Fakultas Ilmu Budaya mencatat capaian sebesar 41,7 persen, sementara 58,3 persen indikator lainnya masih memerlukan peningkatan. IKU yang berhasil dicapai antara lain kerja sama program studi, akreditasi internasional, predikat SAKIP, pembangunan Zona Integritas, serta penerimaan PNBP di luar UKT. Adapun indikator yang belum tercapai meliputi tracer study alumni, partisipasi mahasiswa dalam MBKM dan prestasi, keterlibatan dosen dalam kegiatan Tridharma di luar kampus, sertifikasi dosen, luaran penelitian, penerapan case method, serta serapan anggaran.

Dalam sesi refleksi, pimpinan senat mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan hasil evaluasi ini sebagai dasar perbaikan berkelanjutan. Ditekankan pula pentingnya peningkatan budaya riset, publikasi ilmiah, serta keterlibatan aktif dosen dan tenaga kependidikan dalam mendukung kemajuan fakultas.

Kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 ditutup dengan pemutaran kaleidoskop perjalanan Fakultas Ilmu Budaya sepanjang tahun, pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada dosen serta tenaga kependidikan berprestasi, hiburan, dan makan siang bersama. Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana berharap dapat terus berkembang sebagai fakultas yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.


Saturday, December 20, 2025

Maklumat Pelayanan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana


 

FIB Unud Melaksanakan Pelepasan Calon Wisudawan Periode ke-173

 


Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana melaksanakan Pelepasan Calon Wisudawan Periode ke-173 pada hari Kamis, 18 Desember 2025 secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Pelepasan calon wisudawan ini dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, para Koordinator Program Studi dari jenjang program sarjana, magister, dan doktor, para ketua unit UP2M, UP3M, UPIKS, BIPA, BIPAS, dan FBC, dan para calon wisudawan/ti dari jenjang program Sarjana, Magister, dan Doktor.   

Acara dibuka dengan penampilan Tari Saraswati, dilanjut dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta lagu Hymne Udayana dan pembacaan doa. Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. I Gede Oeinada, S.S., M.Hum.. melaporkan bahwa pada pelepasan calon wisudawan periode ini, sejumlah 36 calon wisudawan/ti dilepas dengan rincian 22 calon wisudawati dan 14 calon wisudawan  yang terdiri dari 5 orang dari program studi Sastra Jepang, 4 orang dari Antropologi Budaya, 1 orang dari Ilmu Sejarah, 3 orang dari Arkeologi, 14 orang dari Sastra Inggris, 2 orang dari Sastra Indonesia, 3 orang dari Magister Kajian Budaya, 3 orang dari Magister Linguistik, dan 1 orang dari Doktor Linguistik. Selanjutnya, beliau memaparkan bahwa 1 orang lulusan Doktor Linguistik meraih predikat Sangat Memuaskan, 6 orang lulusan program Magister meraih predikat Sangat Memuaskan, 26 orang lulusan Sarjana dengan predikat Sangat Memuaskan, dan 3 orang lulusan Sarjana dengan predikat Memuaskan. Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Dra. Ni Ketut Ratna Erawati, M.Hum. memaparkan lulusan terbaik dari setiap jenjang program. Lulusan terbaik dari program sarjana diraih oleh Kadek Icha Sesilia, S.S., lulusan terbaik dari program magister diraih oleh Putu Eka Febyanti, S.Sos., M.Si., dan lulusan terbaik dari program doktor diraih oleh Dr. Lourenço Marques da Silva, S.Pd., M.Ling. 

Perwakilan lulusan terbaik, Kadek Icha Sesilia, S.S. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dosen atas seluruh peran dan dedikasinya, serta kepada orang tua atas doa dan kepercayaan yang senantiasa diberikan kepada dirinya dan para calon wisudawan/ti lainnya. Selama menempuh masa studi, beliau tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga belajar menanamkan nilai tanggung jawab kepada para mahasiswa. Beliau juga mengungkapkan rasa syukur atas seluruh pengalaman dan waktu berharga yang telah dijalani selama menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana.

Sambutan Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D. sekaligus menutup rangkaian kegiatan ini. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas seluruh dedikasi dan kerja keras para wisudawan terbaik, seluruh calon wisudawan, serta dukungan penuh dari para orang tua. Lebih lanjut, beliau berpesan agar para lulusan mulai memantapkan langkah dalam menentukan arah masa depan, serta konsisten mengejar cita-cita yang selaras dengan minat dan bakat mereka.

FIB Unud Menerima Kunjungan dari SMA Hang Tuah 1 Surabaya

 


Pada hari Rabu, 17 Desember 2025, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana menerima kunjungan dari SMA Hang Tuah 1 Surabaya. Kunjungan diterima di Auditorium Widya Sabha Mandala Gedung Ida Bagus Mantra Lantai IV, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana dan Ruang Sidang Dr. Ir. Soekarno, Gedung Poerbatjaraka Lantai IV, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana. Kunjungan ini dihadiri oleh oleh para siswa beserta guru pendamping yang berjumlah sekitar 200-an peserta. 

Rombongan disambut oleh Koordinator UPIKS, Dr. I Gusti Agung Istri Aryani, S.S., M.Hum. dan Ketua UP3M, Dr. Ni Ketut Widhiarcani Matradewi, S.S., M.Hum. Dalam kesempatan tersebut, keduanya mengenalkan sejarah dan keunikan dari FIB Unud sebagai fakultas pertama di Universitas Udayana yang pada saat pendiriannya, merupakan cabang dari Universitas Airlangga. Beliau juga menjelaskan mengenai fasilitas yang dimiliki dan delapan (8) prodi sarjana yang dinaungi oleh FIB Unud, serta prospek kerja yang beragam dari prodi-prodi FIB Unud tersebut, termasuk Program Magister dan Doktor. Selain itu, beliau juga memaparkan berbagai organisasi mahasiswa yang dinaungi oleh FIB Unud, seperti BPM FIB, SMFIB, himpunan delapan (8) prodi sarjana, serta UKM akademik dan non-akademik.

Setelah sesi pemaparan materi berakhir, kunjungan dilanjut dengan sesi tanya jawab yang berjalan interaktif. Setelah sesi tanya jawab berakhir, kunjungan diakhiri dengan penyerahan plakat. Kunjungan ini diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai masa depan akademik bagi para siswa serta mampu memperkenalkan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana kepada khalayak yang lebih luas.


FreTalk “Ngklompu and Typology of exponence” dengan Mae Carroll, Ph.D. dari University of Melbourne

 


FreTalk pada hari Senin, 15 Des. 2025 di Ruang Soekarno, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana berjudul “Ngklompu and Typology of exponence”. Pembicaranya adalah Mae Carroll, Ph.D.  dari University of Melbourne.  Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Dekan I, Bapak Dr. I Gede Oeinada, S.S., M.Hum. dan didampingi oleh Ketua UP2M FIB yaitu Prof. Dr. I Made Netra, S.S., M.Hum. Moderator acara adalah Gede Primahadi Wijaya Rajeg, PhD. yang memandu acara FreTalk dan dihadiri oleh para dosen di lingkungan Program Studi FIB serta mahasiswa S2, S3 FIB.

Penelitian linguistik “Ngkolmpu and Typology of Exponence” mengangkat bahasa Ngkolmpu, salah satu bahasa daerah di Papua Selatan, sebagai contoh ekstrem dalam sistem morfologi infleksional dunia. Bahasa Ngkolmpu, yang termasuk dalam rumpun bahasa Yam dan dituturkan oleh sekitar 200 penutur di Desa Yanggandur, Kabupaten Merauke, menunjukkan tingkat kompleksitas yang sangat tinggi dalam penandaan gramatikal pada kata kerja.

Penelitian ini membandingkan Ngkolmpu dengan bahasa lain di dunia, termasuk bahasa Indonesia standar yang tidak memiliki morfologi infleksional meskipun kaya akan morfologi derivasional. Dalam bahasa Ngkolmpu, satu verba transitif dapat mengalami infleksi untuk lebih dari 3.000 kombinasi fitur gramatikal, seperti jumlah dan kategori lainnya, yang ditandai secara bersamaan melalui berbagai unsur morfologis. Peneliti menjelaskan berbagai cara informasi infleksional dikodekan dalam bahasa-bahasa di dunia serta menempatkan bahasa Ngkolmpu dalam peta tipologi linguistik global. Penelitian ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang keragaman bahasa, tetapi juga menegaskan pentingnya pelestarian bahasa daerah sebagai sumber pengetahuan linguistik yang bernilai tinggi.

Kunjungan dari SMA Wates Yogyakarta ke Fakultas Ilmu Budaya

 

Denpasar, 15 Desember 2025 — Fakultas Ilmu Budaya menerima kunjungan dari SMA Wates. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengenalan perguruan tinggi bagi siswa SMA sekaligus sarana memperluas wawasan tentang bidang ilmu humaniora, bahasa, dan budaya. Kegiatan kunjungan diterima di Aula Widyasabha Fakultas Ilmu Budaya.

Rombongan SMA Wates disambut oleh pihak fakultas yakni Dr. I Gusti Agung Istri Aryani, S.S., M.Hum. selaku Koordinator UPIKS, Ketua UP3M yaitu Dr. Ni Ketut Widhiarcani Matradewi, S.S., M.Hum. beserta I Kadek Surya Jayadi, S.S., M.A. sebagai Ketua Media Fakultas Ilmu Budaya yang selanjutnya memaparkan informasi mengenai fakultas. Dalam sambutannya, pihak fakultas menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi, khususnya di Fakultas Ilmu Budaya. Selama kunjungan, para siswa mendapatkan pemaparan mengenai profil Fakultas Ilmu Budaya, program studi yang tersedia, peluang karier lulusan, serta berbagai aktivitas akademik dan nonakademik mahasiswa. Selain itu, siswa juga diajak berdiskusi interaktif dengan dosen dan mahasiswa untuk mengenal lebih dekat suasana perkuliahan, metode pembelajaran, serta fasilitas penunjang yang dimiliki FIB.

Guru pendamping SMA Wates menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat sebagai referensi bagi siswa dalam menentukan pilihan studi lanjut setelah lulus. Interaksi langsung dengan sivitas akademika dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar serta minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Melalui kegiatan kunjungan SMA Wates ini, Fakultas Ilmu Budaya berharap dapat terus berkontribusi dalam memberikan informasi dan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya ilmu budaya dan humaniora. FIB berkomitmen untuk membuka ruang kolaborasi dan kunjungan edukatif guna mendukung informasi mengenai informasi di pendidikan tinggi.


Bernostalgia Bersama, Merajut Budaya: Krama Udayana Gelar Kondang’ant 2025

 

Pada Kamis, 11 Desember 2025, Kerabat Mahasiswa Antropologi (Krama), Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana melaksanakan kegiatan demisioner (Kondang’ant) yang bertempat di Auditorium Widya Sabha Mandala FIB Unud, kampus Denpasar. Acara ini dihadiri oleh Aliffiati, S.S., M.Si. selaku Koordinator Prodi Antropologi Budaya Universitas Udayana, perwakilan dosen, perwakilan ketua lembaga mahasiswa di lingkungan fakultas ilmu budaya, dan fungsionaris Krama Udayana. Kondang’ant merupakan kegiatan demisioner tahunan Krama Udayana yang dimaknai sebagai momentum penutupan dan menjadi bentuk apresiasi atas satu periode kepengurusan dengan tujuan mempererat kekerabatan, mengenang capaian kepengurusan, serta memperkuat solidaritas antar angkatan. Kegiatan ini bertemakan ”Bernostalgia Bersama, Merajut Budaya”, Kondang’ant menjadi ruang nostalgia sekaligus upaya pelestarian budaya.

Pada sambutannya, Aliffiati, S.S., M.Si. menyampaikan terimakasih kepada fungsionaris kabinet Aksentasi Krama periode kepengurusan 2025 dan selamat bertugas kepada fungsionaris Krama Udayana 2026. Beliau berharap pada periode ini agar semakin baik. Akhir kata beliau mengucapkan ”sukses selalu untuk kita semua, jaga kekompakan dan semangat baik di organisasi maupun perkuliahan, salam Krama”. Periode kepengurusan kabinet Aksentasi Krama 2025 ditutup dengan pukulan Kulkul, alat komunikasi tradisional yang terbuat dari bambu.

Naina Qurrataa’yun selaku Ketua Krama Udayana 2025 dalam sambutannya menyampaikan harapan agar Krama Udayana dapat memperkuat kekerabatan dan solidaritas di tengah perbedaan yang ada. Naina berterimakasih dan bersyukur karena seluruh proses, dinamika, dan pencapaian yang telah dilalui selama satu periode kepengurusan kabinet Aksentasi Krama dibawah kepemimpinannya. Melalui momentum ini, ia berharap seluruh perjalanan tersebut dapat menjadi pengalaman berharga serta meninggalkan kenangan indah yang akan selalu dikenang oleh seluruh anggota Krama Udayana.


FIB Unud Gelar KELIR Seri 1: Menenun Masa Depan Bahasa dan Budaya Bali di Era Digital

  Program Studi Linguistik Program Doktor Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana resmi menggelar edisi perdana Kolokium Eksplorasi Linguis...