Tabanan, 3 Mei 2026 - Himpunan Mahasiswa Program
Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (HMPSSI FIB Unud)
menyelenggarakan kegiatan donasi (charity) dan pengabdian masyarakat di
Panti Asuhan Salam, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini adalah salah satu rangkaian
Competition and Charity of English Department (CCED) 2026 yang merupakan
agenda rutin yang diselenggarakan oleh HMPSSI FIB Unud. Program ini
dilaksanakan sebagai wujud nyata dedikasi sosial HMPSSI FIB Unud untuk terjun
langsung menumbuhkan solidaritas terhadap sesama.
Turut hadir memberikan dukungan langsung dalam
kegiatan ini adalah Koordinator Program Studi Sastra Inggris, Dr. I Gusti
Ngurah Parthama, S.S., M.Hum., yang juga hadir mewakili Dekan FIB Unud.
Kehadirannya didampingi oleh perwakilan dosen sekaligus pembina HMPSSI FIB
Unud, yakni Nissa Puspitaning Adni, S.S., M.Hum., dan Putu Wahyu Widiatmika,
S.S., M.Hum.
Pemilihan Panti Asuhan Salam sebagai target
penyaluran donasi didasari oleh urgensi kebutuhan di lapangan. Berbeda dengan
institusi pendidikan formal yang umumnya ditopang oleh sistem pendanaan dan
struktur yang stabil, panti asuhan dinilai jauh lebih esensial untuk dibantu.
Hal ini mengingat tingginya ketergantungan mereka terhadap kepedulian
masyarakat luas guna memenuhi kelangsungan hidup dan operasional sehari-hari.
Menariknya, rangkaian kunjungan ini tidak sebatas
pada penyerahan bantuan materi. Panitia CCED 2026 turut menyelenggarakan
program pengajaran bahasa Inggris yang metode pendekatannya disesuaikan dengan
tingkatan usia penghuni panti. Bagi kelompok anak usia dini hingga sekolah
dasar, edukasi difokuskan pada pemahaman dasar seperti pengenalan angka dan magic
words (ungkapan kesopanan sehari-hari). Materi ini dikemas secara
interaktif melalui ragam permainan dan ice breaking berbasis gerak fisik
untuk menjaga antusiasme anak-anak. Selain itu, panitia memberikan pemahaman
yang lebih mendalam mengenai frasa bahasa Inggris yang berkaitan dengan
tanggung jawab (responsibility), baik di ranah domestik, sekolah, maupun
lingkungan sosial kepada kelompok usia remaja (SMP-SMA),. Sesi edukasi yang
komprehensif ini kemudian ditutup dengan kehangatan permainan estafet karet
yang sukses meleburkan jarak antara panitia dan adik-adik panti.
Dalam momentum pengabdian tersebut, HMPSSI FIB
Unud berhasil menghimpun dan menyalurkan sejumlah donasi dari berbagai pihak.
Seluruh bentuk kepedulian tersebut telah disalurkan secara strategis untuk
memenuhi empat sektor krusial operasional panti, yakni: perlengkapan penunjang
edukasi, perlengkapan kebersihan, fasilitas kesehatan dasar melalui pengadaan
kotak P3K, serta pemenuhan pangan harian berupa paket sembako.
Secara keseluruhan, inisiatif ini merepresentasikan komitmen dari tema besar CCED 2026, “Empowering Youth Cultural Creativity in the Digital Age”. Melalui pengabdian ini, HMPSSI FIB Unud membuktikan bahwa semangat kompetisi akademik mahasiswa Sastra Inggris dapat berjalan selaras dengan dedikasi sosial. Ke depannya, program ini diharapkan mampu memantik kesadaran kolektif agar generasi muda yang berprestasi dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia.

No comments:
Post a Comment