Pada hari Jumat, 1 Mei 2026 — Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana menggelar puncak Pekan Sastra 2026 di Auditorium Widya Sabha Mandala, Fakultas Ilmu Budaya. Kegiatan ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian acara yang telah berlangsung sebelumnya. Pekan Sastra adalah salah satu kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun oleh Program Studi Sastra Indonesia sehingga seluruh sivitas Sastra Indonesia turut memeriahkan acara ini.
Pekan Sastra 2026 yang bertema Sastra, Kritik dan Politik diselenggarakan sebagai bentuk peringatan hari wafat salah satu sastrawan besar Indonesia, Chairil Anwar . Melalui kegiatan ini, panitia berupaya menghidupkan kembali semangat berkarya dan berpikir kritis masyarakat dalam dunia sastra.
Ketua panitia melaporkan bahwa rangkaian Pekan Sastra yang telah dilaksanakan meliputi Webinar Nasional secara daring, Lomba Baca Puisi, Lomba Kritik Sastra, serta Puncak Acara sebagai penutup keseluruhan program. Ketua Himpunan Sastra Indonesia juga turut mengapresiasi kerja keras semua panitia yang telah mempersiapkan acara itu dalam waktu yang cukup panjang.
Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi Sastra Indonesia, Dr. I Gusti Ayu Agung Mas Triadnyani, S.S., M.Hum., menegaskan bahwa program studi memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan mahasiswa ini, termasuk melalui pengalokasian sebagian dana. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, pembicara, juri, panitia, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut.
Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Budaya, Dr. Ni Ketut Puji Astiti Laksmi, S.S., M.Si., menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pekan Sastra merupakan langkah yang tepat dan relevan bagi Program Studi Sastra Indonesia. Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta lomba agar tidak berkecil hati jika belum meraih kemenangan, karena keberanian untuk berpartisipasi dan mencoba sudah merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.
Rangkaian puncak acara juga diisi dengan sharing session bersama para juri lomba baca puisi dan kritik sastra, yang memberikan evaluasi serta wawasan kepada peserta. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penampilan kreatif dari mahasiswa lintas angkatan yang menampilkan berbagai bentuk ekspresi seni sastra, seperti Monolog, Drama, dan Bernyanyi. Sebagai klimaks, dilakukan pengumuman dan awarding pemenang lomba Pekan Sastra 2026. Momen ini menjadi bentuk apresiasi terhadap para peserta dari berbagai kalangan yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kreativitasnya dalam bidang sastra.
Melalui kegiatan ini, Pekan Sastra 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bersama bagi masyarakat untuk mengenal, mengapresiasi, dan mengembangkan sastra Indonesia. Semangat yang diwariskan oleh Chairil Anwar diharapkan terus hidup dan menginspirasi generasi masa kini untuk berkarya dan berpikir kritis.

No comments:
Post a Comment